JAKARTA - Gempa bumi menjadi fenomena alam yang sering terjadi di hampir seluruh negara di dunia. Bahkan tak jarang bencana alam ini berdampak begitu mematikan, seperti Gempa Turki akhir-akhir ini, yang menewaskan puluhan ribu orang..
Namun, spserti apakah gempa yang pertama kali tercatat di dalam sejarah?
BACA JUGA:Pencuri Motor Satroni Toko Kecantikan di Bekasi, Pemilik Diancam Senpi
Berdasarkan situs geologi resmi Amerika, United States Geological Survey (USGS), Sabtu (18/2/2023), menyebutkan bahwa hingga abad ke-18, hanya sedikit deskripsi faktual tentang gempa bumi yang tercatat, dan penyebab alami gempa bumi yang dipahami.
Mereka yang memang mencari sebab-sebab alami sering kali sampai pada kesimpulan yang tampak aneh saat ini, satu teori populer adalah bahwa gempa bumi disebabkan oleh udara yang keluar dari gua-gua jauh di dalam interior bumi.
BACA JUGA:Ini Alasan LPSK Tugaskan Anggota Wanitanya Kawal Bharada E di Persidangan
Gempa paling awal tercatat terjadi di China pada tahun 1177 SM. Katalog gempa Cina menggambarkan beberapa lusin gempa bumi besar di Cina selama beberapa ribu tahun mendatang. Sedangkan gempa bumi di Eropa disebutkan sejak tahun 580 SM, tetapi informasi deskriptif paling awal yang kita miliki terjadi pada pertengahan abad ke-16.
Gempa bumi paling awal yang diketahui di Amerika terjadi di Meksiko pada akhir abad ke-14 dan di Peru pada tahun 1471, tetapi deskripsi dampaknya tidak didokumentasikan dengan baik.
Gempa bumi yang paling banyak dirasakan dalam catatan sejarah Amerika Utara adalah rangkaian yang terjadi pada tahun 1811-1812 di dekat New Madrid, Missouri. Sebuah gempa besar, yang besarnya diperkirakan sekitar M8, terjadi pada pagi hari tanggal 16 Desember 1811.