Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Prajurit Kopassus Ditertawakan dan Diledek saat Ingin Jadi Jenderal

Arief Setyadi , Jurnalis-Senin, 17 Juli 2023 |06:01 WIB
Kisah Prajurit Kopassus Ditertawakan dan Diledek saat Ingin Jadi Jenderal
Kopassus (Foto: tni.mil.id)
A
A
A

Subagyo mencapai puncak karier di kemiliteran pada 16 Februari 1998. Bertempat di Istana Negara, Jakarta, dia dilantik Presiden Soeharto sebagai KSAD. Dia menggantikan seniornya, Jenderal TNI Wiranto, yang ditunjuk sebagai Panglima TNI. Subagyo menjadi orang nomor satu di AD hingga 20 November 1999.

Dia benar-benar meraih empat bintang emas di pundaknya alias jenderal. Impian tentara berjuluk Bima itu akhirnya terbukti menjadi jenderal dengan menyandang empat bintang emas di pundaknya.

Sosok Subagyo bahkan menjadi sosok panutan bagi mantan Danjen Kopassus Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto. Banyak hal dipelajarinya antara lain sifatnya yang ramah, jiwa loyal, dan setia serta selalu membela anak buah.

“Saya kira tidak keliru kalau orang-orang memberi julukan beliau sebagai Bima. Mungkin tampanya garang dengan kumis lebat, tapi beliau selalu senyum bahkan ramah dan selalu penuh humor,” kata Prabowo dalam biografinya. “Kepemimpinan Militer: Catatan dari Pengalaman Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto’.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement