JAKARTA - Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo alias Subagyo HS. Tak ada yang menyangka dirinya bisa meraih pangkat sebagai seorang jenderal.
Dulu semasa dirinya masih menjadi prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus), ia ditertawakan saat mengungkapkan cita-citanya ingin menjadi jenderal.
Cemooh yang diterimanya ternyata terbalaskan dengan dirinya berhasil menjadi jenderal. Bahkan, ia dipercaya menjadi Danjen Kopassus. Kemudian, meraih bintang empat saat dipercayaa sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada 1998-1999.
Kisah memilukan yang dialami Subagyo saat masih perwira menengah Kopassus berpangkat letnan kolonel sebagaimana dikutip dari Sindonews. Kala itu. dirinya sedang berkumpul dengan teman-teman lamanya seraya makan bakmi goreng di Kauman, Yogyakarta.
Bagyo mengungkapkan keinginannya untuk menjadi jenderal suatu saat nanti sambil ngobrol ngalor ngidul. Impian yang wajar bagi seorang prajurit.
“Mendengar itu (cita-cita Subagyo), rekan-rekannya spontan menanggapi dengan nada sinis dibarengi gelak tawa,” kata Carmelia Sukmawati dalam buku ’Subagyo HS KASAD dari Piyungan’.
Mereka menertawakan Bagyo karena tahu persis latar belakangnya. Baik itu orangtuanya, kerabat dan dari mana berasal. Tak heran, impian Bagyo menjadi jenderal dianggap terlalu muluk bagi seorang anak desa.
Rosil (kelak menjadi pengusaha di Yogyakarta), salah satu rekan Bagyo mengakui saat itu tidak ada yang percaya dengan omongan Bagyo. “Waktu itu Subagyo sudah sangat yakin dirinya akan bisa menjadi jenderal. Tapi teman-temannya tidak ada yang percaya. Bagaimana mungkin dia bisa mewujudkan impiannya itu, kami tahu latar belakangnya,” kata Aktivis Muhammadiyah ini yang juga sahabat karib Bagyo sekaligus tempat bertanya tentang hal-hal rohaniah.