Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mendikbud Tinjau Kebakaran Museum Nasional, Prioritaskan Perlindungan Benda-Benda Bersejarah

Carlos Roy Fajarta , Jurnalis-Minggu, 17 September 2023 |08:09 WIB
Mendikbud Tinjau Kebakaran Museum Nasional, Prioritaskan Perlindungan Benda-Benda Bersejarah
Nadiem Makarim mengecek kebakaran Museum Nasional. (Foto: Carlos Roy)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim meninjau kebakaran yang melanda bangunan Gedung A Museum Nasional Indonesia pada Sabtu (16/9/2023) malam. 

Museum Nasional Indonesia terbagi menjadi tiga bangunan utama, yakni gedung A, Gedung B dan Gedung C. Kebakaran saat ini diketahui terjadi di bagian belakang Gedung A dan sampai dengan pukul 22.40 api sudah padam. 

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Saat ini, prioritas utama kami adalah upaya perlindungan maksimal terhadap artefak berharga dan benda-benda sejarah yang ada di dalam museum,” ujar Nadiem, Minggu (17/9/2023).

BACA JUGA:

Tidak Ada Korban Jiwa dalam Kebakaran Museum Nasional 

Tim investigasi internal juga dikerahkan dikatakannya untuk menentukan penyebab pasti kebakaran serta agar segera melakukan pendataan terhadap koleksi baik yang terdampak maupun yang sudah diamankan. 

“Kemendikbudristek akan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk memastikan bahwa penyelidikan berjalan dengan transparan," tegasnya.

Informasi pembaruan secara berkala kepada media dan masyarakat akan disampaikan seiring dengan perkembangan situasi. 

 BACA JUGA:

“Kami memohon doa dan dukungan dari semua pihak agar peristiwa ini dapat segera berangsur membaik,” pungkas Nadiem.

Lebakaran Gedung A di Museum Nasional atau Museum Gajah di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat terjadi pada Sabtu (16/9/2023) malam sekitar Pukul 20.00 WIB.

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta Satriadi Gunawan menyebutkan pihaknya mengerahkan 14 unit mobil damkar terdiri dari 56 personel untuk memadamkan api.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement