Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Karnaval di Malang Makan Korban, Polisi Akan Periksa Kades hingga Panitia

Avirista Midaada , Jurnalis-Senin, 25 September 2023 |22:01 WIB
Karnaval di Malang Makan Korban, Polisi Akan Periksa Kades hingga Panitia
Karnaval di Malang makan korban, polisi periksa kades hingga panitia. (Ist)
A
A
A

Ia memastikan bila kendaraan pickup dengan nomor polisi N 8969 BF yang menabrak peserta karnaval, hingga mengakibatkan satu peserta tewas di lokasi dan enam lainnya luka merupakan bagian dari kendaraan peserta karnaval.

"Jadi pickup ini memuat konsumsi dari kegiatan karnaval yang dilakukan oleh desa di Kedungrejo. Kemudian dari arah barat menuju timur ini tidak dapat menguasai kendaraan, untuk driver-nya kemudian menabrak tujuh orang, dan salah satu meninggal dunia di lokasi," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan terjadi di kegiatan karnaval Desa Kedungrejo, Kecamatan Pakis, pada Minggu malam (24/9/2023). Kecelakaan diakibatkan mobil pickup bermuatan konsumsi peserta karnaval yang hilang kendali dan menabrak beberapa peserta di depannya.

Akibatnya satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan enam orang lainnya mengalami luka-luka dan dievakuasi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Korban meninggal dunia peserta karnaval atas nama Renita Sintia Sari (14) pelajar SMP 2 Pakis, sedangkan korban lainnya atas nama Rilla Dwi Oktarisa mengalami luka-luka dan dirawat di RS Sumber Sentosa, Tumpang.

Sisanya ada enam orang yakni Hermawan (22) warga Dusun Kedungboto, Desa Kedungrejo, Fita Sri Handayani (31) warga Danau Paniai Dalam I C7 E-12 RT RW 09 Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang Kota Malang, Fatma Hikmawati (23) warga Dusun Kedungboto RT 04 RW 04 Desa Kedungrejo, Pakis.

Kemudian dua balita yakni Muhammad Aziel Saputra (5) dan Safrina Aurelia Andinia (4) keduanya warga Dusun Kedungboto RT 04 RW 04 Desa Kedungrejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Keenam korban ini dilarikan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk perawatan lebih lanjut.

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement