Di sisi lain, Yusuf Mansur mengaku takjub melihat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang eksis disana. Dia menilai UMKM disana meski sederhana namun dapat memberikan manfaat yang terhitung besar.
"Tadi kita menemui warga, bersama pak Wahyu ini, kita kagum dengan usahanya. Ada seorang ibu yang memiliki usaha mesin jahit hanya satu buah tapi bisa bertahan dan mensuplai pakaian ke pasar," terang Yusuf.
Selain itu, Yusuf mengatakan dirinya juga kagum dengan UMKM berupa warung nasi sederhana, namun bisa bersedekah 100 bungkus secara gratis setiap Jumat.
"Kemudian tadi juga kita bertemu dengan warung nasi yang sangat sederhana sekali. Tetapi setiap Jumat warung itu bisa sedekah dari 80 sampai 100 bungkus. Kita yang Alhamdulillah ada rezekinya jadi merasa malu," ujarnya.
Dia mengaku senang bisa bercengkerama dalam agenda temu sapa Jumat berkah tersebut di lingkungan RW 01 Cipinang Melayu. Baginya, agenda tersebut menjadi motivasi baginya, terkhusus Perindo, untuk semakin konsisten menunjukkan langkah yang nyata.
"Dari pertemuan tersebut, kita dari Perindo jadi termotivasi untuk menunjukkan langkah yang nyata. Karena memang ini yang dibutuhkan masyarakat, yaa seperti Bazaar Sembako minyak goreng murah ini," ucap Yusuf.
(Awaludin)