"Khusus teman teman disabilitas perlu ditambah alat bantu fisik yang memang sudah disediakan oleh Dinsos. Dinsos di Tahun 2024 ada sekitar 225 alat bantu fisik yang sudah lebih banyak dari sebelumnya," ucapnya.
Manik yang maju dari Partai Perindo yang dikenal modern peduli rakyat kecil dan memperjuangkan lapangan kerja itu mengatakan bahwa ketika dua permasalahan diatas untuk menjalankan konsep Transit Oriented Development (TOD).
"Setelah itu semua baru kita bisa menjalankan prinsip paling dasar yaitu Transit Oriented Development (TOD) yaitu bagaimana kita menghargai para pejalan kaki untuk mengakses transportasi publik lebih mudah. Salah satunya pembangunan CSW yang di Blok M mengintegrasikan berbagai macam moda transportasi seperti MRT, Transjakarta dan Mikrotrans. Ini harusnya dibangun tidak hanya di pusat kota melainkan juga dibangun di teritori kota hal ini dapat membantu masyarakat daerah pinggiran dilibatkan dalam pembangunan khususnya di Jakarta Timur yang hari ini saya wakili mereka wilayah dengan jumlah penduduk terbesar dan terpadat, tapi sayang pembangunan belum bisa fokus disana," tuturnya.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.