Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Fakta Longsor Tol Bocimi, Bahaya Buat Jalur Mudik Lebaran

Arief Setyadi , Jurnalis-Jum'at, 05 April 2024 |03:05 WIB
5 Fakta Longsor Tol Bocimi, Bahaya Buat Jalur Mudik Lebaran
Longsor Tol Bocimi (Foto: Dok MPI)
A
A
A

JAKARTA - Longsor terjadi di Kilometer (KM) 67 Tol Bogor, Ciawi, Sukabumi (Bocimi), Rabu 3 April 2024 malam. Dalam kejadian itu, dua kendaraan terperosok longsor. 

Berikut fakta-faktanya:

1. Kerusakan Hampir Satu Ruas Jalan 

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) melakukan evaluasi pasca-longsor. Adapun longsor tersebut mengakibatkan kerusakan hampir satu ruas jalan.

“Terkait dengan kerusakan longsor di Bocimi, memang kita sudah mengevaluasi ke sana dan memang agak berat kerusakannya karena ini hampir satu ruas jalan ya,” kata Anggota BPJT Unsur Pemangku Kepentingan, Sony Sulaksono Wibowo di KM 29 Posko Command Center Korlantas, Kamis 4 April 2024.

2. Perbaikan Butuh Waktu 2 Sampai 3 Bulan

Sony mengatakan, perbaikan jalan yang longsor tersebut membutuhkan waktu 2 sampai 3 bulan.

“Jadi kemungkinan besar kalau pengalaman dari longsor-longsor yang sebelumnya, itu mungkin bisa 2-3 bulan baru bisa diselesaikan ya,” sambung Sony.

3. Berisiko untuk Jalur Mudik 

BPJT mengatakan, terlalu berisiko jika digunakan untuk arus mudik dan balik Lebaran 2024. Mengingat longsor tersebut mengakibatkan kerusakan hampir satu ruas jalan.

“Dan ini kalau kita paksakan perbaikan untuk kegiatan mudik dan balik, saya kira terlalu riskan,” katanya.

4. Pilih Jalur Alternatif

Sony meminta kesadaran masyarakat bahwa sudah ada alternatif dari Korlantas Polri untuk kendaraan yang dari arah Jakarta menuju Sukabumi dan sebaliknya.

“Kita berharap minta kesadaran bahwa pada masyarakat ya untuk tadi ya alternatif yang sudah diberikan ya, untuk melewati ruas jalan tersebut ya,” ujarnya.

5. Rekayasa Lalu Lintas

Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol Raden Slamet Santoso mengatakan, rekayasa lalu lintas kendaraan telah dilakukan yakni dari arah Jakarta menuju Sukabumi akan dikeluarkan di exit Tol Cigombong, kemudian masuk melalui Parungkuda menuju arah Sukabumi. 

Sementara itu, kendaraan dari arah Sukabumi menuju Jakarta akan keluar di exit Parungkuda dan masuk melalui Cigombong.

“Demikian juga yang dari arah Sukabumi menuju Jakarta kita keluarkan di exit Parungkuda masuk lagi ke Cigombong, demikian seterusnya. Ini untuk pengamanan jalur yang di titik longsor dan untuk rehabilitasi dari BUJT yang ada,” pungkasnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement