Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Fakta Bus Tertabrak Kereta Rajabasa, Satu Tewas dan Belasan Penumpang Terluka

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Selasa, 23 April 2024 |07:01 WIB
5 Fakta Bus Tertabrak Kereta Rajabasa, Satu Tewas dan Belasan Penumpang Terluka
Ilustrasi (Foto: Istimewa/Okezone)
A
A
A

OKU TIMUR - Bus asal Lampung dengan bernomor polisi BE 7073 FU terseret kereta api hingga 50 meter, di Jalan Pertanian, Kecamatan Martapura, Oku Timur, Sumatera Selatan.

Okezone merangkum 5 fakta peristiwa kecelakaan tersebut. Berikut ulasannya:

1. Satu Orang Tewas dan Belasan Penumpang Terluka

Akibat peristiwa tersebut, satu orang meninggal dunia dan belasan penumpang terluka. Namun belum diketahui identitas para korban.

2. KAI Benarkan Peristiwa Laka Kereta dan Bus

Manager Humas KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari membenarkan akibat kecelakaan tersebut sejumlah penumpang menjadi korban.

“Saat kami konfirmasi ke RSUD yang menangani korban laka lantas pada pukul 21.30 WIB ada 1 korban meninggal dan 11 luka luka dalam bus tersebut,” ujar Zaki saat dikonfirmasi, Senin (22/4/2024).

3. Sempat Terjadi Kesalahan Komunikasi Ihwal Korban Kecelakaan

Zaki menuturkan, sempat terjadi kesalahan komunikasi yang menyebutkan ada 3 korban meninggal dunia. Sebab, kata Zaki, berdasarkan hasil pengecekan ulang hanya ada 1 korban meninggal dunia.

4. Masinis Sempat Lakukan Pengereman

Dia mengungkapkan, masinis telah melakukan pengereman namun karena kereta tidak dapat berhenti mendadak, bus tersebut terseret hingga 50 meter.

“Akibat peristiwa itu perjalanan KA Rajabasa dan KA Kuala Stabas harus terhambat serta beberapa KA lainnya juga harus tertahan,” tutup Zaki.

5. Kecelakaan Bus dan Kereta Berlangsung di Oku Timur

 

Sebagai informasi, peristiwa bitu terjadi di Jalan Pertanian, Kecamatan Martapura, Oku Timur, Minggu (21/4) sekitar pukul 13.10 WIB. Salah satu saksi mata menyebut penumpang bus berhamburan terlempar keluar.

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun atas musibah ini Tolong Pak ini kejadian hari ini para korban berhamburan terkapar,” ungkap salah satu perekam video.

(Fakhrizal Fakhri )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement