Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kebakaran Permukiman Pemulung di Pondok Pinang Hanguskan 30 Rumah dan 7 Kontrakan

Muhammad Farhan , Jurnalis-Kamis, 18 Juli 2024 |05:43 WIB
Kebakaran Permukiman Pemulung di Pondok Pinang Hanguskan 30 Rumah dan 7 Kontrakan
Kebakaran permukiman pemulung di Pondok Pinang. (Foto: M Farhan)
A
A
A

JAKARTA - Kebakaran yang melanda lapak barang bekas di Jalan Subur RT 12/05, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan mengakibatkan dampak kerugian yang cukup besar. Kebakaran yang diduga gegara kompor yang ditinggal saat memasak tersebut menghanguskan 30 rumah bedeng atau bangunan semi permanen milik pemulung hingga 30 buah. 

Camat Kebayoran Lama, Iwan Kristiawan menjelaskan kebakaran yang berlangsung sedari Rabu malam kemarin (17/7/2024), masih dalam proses pendinginan oleh Petugas Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan hingga tengah malam menjelang Kamis dini hari. Kebakaran tersebut, lanjut Iwan, ternyata berdampak pula terhadap dua rumah warga dan 7 rumah kontrakan di sekitar lapak tersebut. 

"Yang terbakar itu lokasinya memang sebagian besar adalah lapak pemulung, sebagian di RW 5 RT 12, dan sebagian RT 1 RW 8 Pondok Pinang. dan ada dua rumah warga beserta kontrakannya juga ikut kena terbakar di RT 1 RW 8,' ungkap Iwan kepada awak media di lokasi, Kamis (18/7/2024).

"Khususnya di RW 8 itu ada dua rumah dan 7 pintu rumah kontrakan. yang di lokasi pemulung, karena ada dua lokasi, kurang lebih 30 bedeng rumah pemulung," lanjut Iwan. 

Iwan melanjutkan, saat ini jajarannya tengah memberikan bantuan darurat bagi korban kebakaran yang mengalami kehilangan rumah tersebut. Dia menjelaskan jajarannya tengah menyiapkan lokasi evakuasi terdekat guna menampung korban bencana kebakaran.

"Warganya kita ungsikan satu di masjid sekolahan ini, yang di RW 8 diungsikan di rumah pak RT-nya dan di masjid Baiturrahman," lugas Iwan. 

"Sementara yang di RW 5 ini ditampung di musholla al-Mukhlisin di SD 08," terang Iwan.

Lebih lanjut, Iwan menandaskan total jiwa yang terdampak dari kebakaran tersebut masih dalam pendataan. Namun dirinya bisa memastikan total korban yang kebakaran berdasarkan KK yang tercatat di rumah tinggal. 

"Untuk warga yang ber ktp RT 01/08 itu 4 KK pemilik, 4 KK yang ngontrak di RT 1 RW 8. sedangkan yang di bedeng pemulung ini masih kita data, sampai saat ini data yang masuk ke mushola ini baru 3 KK," tutur Iwan. 

"Kurang lebih di situ (lapak barang bekas) ada 10-15 dan kemungkinan masih ada nambah lagi di bawah karena sebagian masih ada di luar yang warga kita di bedeng," tambah Iwan. 

DIketahui, Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Imbang Satriana menjelaskan dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari kompor milik warga yang ditinggal saat tengah memasak.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement