Sementara itu, Plt Direktur Operasional Modifikasi Cuaca BMKG, Endarwin mengungkapkan, modifikasi cuaca itu dilakukan sebagai langkah antisipasi ancaman hidrometeorologi ekstrem di Indonesia). Modifikasi dilakukan bersama BNPB, yang mana telah dilakukan pada bulan Januari 2025 kemarin dan hingga kini pun masih berlangsung di sejumlah wilayah Indonesia.
"Modifikasi cuaca kami berkoordinasi dengan BNPB, selama bulan Januari ini di beberapa wilayah Indonesia, kami sudah laksanakan, baik menggunakan anggaran dari BMKG sendiri maupun dari kerja sama dengan BNPB. Seperti yang sudah dilaksanakan di Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, dan Jawa Timur saat ini sedang berlangsung. Operasi modifikasi cuaca tuk antisipasi hidrometeorologi basah baik yang sudah berlangsung dan akan dilakukan," bebernya.
Adapun BMKG Wilayah V Jayapura sendiri telah melakukan pemetaan potensi hujan ekstrem di Papua, baik di Provinsi Provinsi Papua, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pengunungan, Papua Barat, dan Papua Barat Daya selama tanggal 1-3 Februari 2025, yang mana masyarakat bisa melihatnya di website resmi BMKG Wilayah V Jayapura.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.