"Sehingga kami dibantu oleh (dokter Patologi) forensik dr Debby di rumah sakit, tapi tidak bisa dilakukan analisa terhadap gigi karena tulang rahang tidak ditemukan. Kemudian kami juga dibantu Biddokkes Polri di Cipinang untuk pemeriksaan DNA dari satu tulang panjang yang ditemukan dari tulang belulang lainnya itu kami ambil sampel untuk dilakukan pemeriksaan DNA," katanya.
Dia menambahkan, tim dokter telah mengambil sampel DNA dari kerangka manusia itu. Saat ini, sampel sudah diserahkan ke penyidik Polres Metro Jakarta Selatan untuk diperiksa lebih lanjut.
(Erha Aprili Ramadhoni)