Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

TNI Siapkan Jenderal Bintang Tiga untuk Pimpin Pasukan Perdamaian di Gaza

Danandaya Arya putra , Jurnalis-Rabu, 26 November 2025 |05:54 WIB
TNI Siapkan Jenderal Bintang Tiga untuk Pimpin Pasukan Perdamaian di Gaza
Prajurit TNI (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah menyebut komandan pasukan perdamaian untuk Gaza akan bermarkas di wilayah operasi. Adapun pasukan pemelihara perdamaian Gaza ini akan dipimpin oleh Perwira Tinggi (Pati) bintang tiga.

“Komandan akan bermarkas di wilayah operasi sesuai struktur misi PBB, namun pola pengerahan disesuaikan dengan kebutuhan lapangan, keamanan, dan keputusan PBB,” kata Freddy saat dihubungi, Rabu (26/11/2025).

Lebih lanjut, komandan ini akan berkedudukan sebagai Force Commander yang memimpin seluruh unsur kontingen Indonesia dalam misi kemanusiaan dan penjaga perdamaian di Gaza. Tugas utamanya mencakup pengendalian operasi seluruh elemen di tiga brigade komposit, serta mengatur koordinasi dengan PBB, negara-negara kontributor pasukan, dan otoritas setempat.

“Memastikan keselamatan personel dan efektivitas misi kemanusiaan. Menjaga netralitas dan mematuhi mandat PBB,” sambungnya.

 

Terkait sosok jenderal bintang tiga yang akan memimpin pasukan perdamaian tersebut, TNI mengklaim telah mengantongi beberapa nama. Namun pengumumannya masih menunggu keputusan PBB dan pemerintah.

“Saat ini TNI telah menyiapkan beberapa nama kandidat, namun penetapan resmi Komandan Pasukan Pemelihara Perdamaian masih menunggu keputusan pemerintah dan PBB,” ujar Freddy.

Ia menegaskan, bahwa daftar pejabat bintang tiga yang disiapkan merupakan mereka yang memiliki pengalaman penugasan internasional serta pemahaman mengenai operasi pemeliharaan perdamaian. Para pejabat tersebut juga harus memiliki kemampuan diplomasi militer dan komunikasi strategis.

“Yang jelas, komandan akan berasal dari perwira tinggi bintang tiga yang memiliki pengalaman memadai dalam operasi gabungan dan operasi multilateral,” pungkasnya.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement