Tenaga kerja yang terserap meliputi tenaga konstruksi, nelayan, hingga tenaga operasional KNMP. Jumlah tersebut diproyeksikan akan terus bertambah seiring pengelolaan fasilitas, logistik perikanan, serta dukungan layanan hulu dan hilir.
Pembangunan KNMP menjadi bagian dari program prioritas nasional untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus memperluas lapangan kerja. Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga mengembangkan model pemberdayaan ekonomi pesisir yang inklusif melalui pendekatan social engineering.
Pada tahap pertama, pembangunan KNMP menyasar 65 titik yang tersebar di seluruh wilayah pesisir Indonesia. Selanjutnya, akan dibangun 35 titik pada tahap kedua, yang direncanakan berlanjut hingga mencapai 1.000 titik pembangunan.
(Awaludin)