Skala dan keberlanjutan pembersihan sejak tahun 2023 sangat mencolok. Perwira senior dari seluruh Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, Angkatan Roket, dan Kepolisian Bersenjata Rakyat telah disingkirkan, bersama dengan komandan dari komando teater utama, termasuk mereka yang bertanggung jawab atas kontingensi Taiwan. Investigasi paralel telah menyapu basis industri pertahanan China, menjerat para eksekutif yang terkait dengan program senjata canggih, termasuk produksi kapal induk dan pesawat tempur siluman.
Meskipun Xi telah membingkai kampanye ini sebagai serangan yang diperlukan terhadap korupsi, luasnya penindakan menunjukkan ketegangan politik yang lebih dalam. Para analis mencatat bahwa pembersihan yang berkepanjangan di tingkat elit berisiko merusak kepercayaan institusional, moral, dan kesinambungan komando di dalam PLA, tepat pada saat Beijing menghadapi tekanan eksternal dan internal yang meningkat.
Tekanan tersebut meluas di luar militer. Kepemimpinan China sedang menghadapi hambatan ekonomi yang terus-menerus, termasuk tingginya pengangguran kaum muda, membengkaknya utang pemerintah daerah, populasi yang menua, dan penurunan pasar properti yang berkepanjangan yang telah mengikis kekayaan rumah tangga. Dalam konteks ini, ketidakstabilan yang berkelanjutan di dalam pusat kekuasaan inti partai membawa implikasi yang lebih luas.