JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung berencana membangun rumah sakit (RS) Internasional khusus untuk menangani penyakit kanker dan jantung. RS bertaraf Internasional tersebut akan dibangun di lahan bekas RS Sumber Waras, Jakarta Barat.
Hal itu diungkapkan Pramono saat memberi sambutan dalam acara Silaturahmi Akbar Kaum Betawi di Museum MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (15/3/2026).
Mulanya, Pramono mengungkapkan kinerjanya dalam menyelesaikan pekerjaan rumah (PR) dari gubernur sebelumnya.
"Dari Pak Ahok, Rumah Sakit Sumber Waras. Alhamdulillah sudah selesai. Segera kita mulai bangun Rumah Sakit Internasional untuk kanker dan jantung," ujar Pramono.
"Mudah-mudahan segera diputuskan. Walaupun nanti belum diputuskan, saya tetap akan segera membangun Rumah Sakit Sumber Waras ini. Namanya apa nanti kami putuskan. Tetapi persoalan hukumnya sudah selesai," ujar Pramono.
Sebelumnya, Pramono memastikan rencana pembangunan RS Tipe A di lahan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, segera dimulai. Kepastian ini disampaikan Pramono usai meninjau lokasi tersebut pada Senin (27/10/2025).
Lahan seluas 3,6 hektare tersebut kini dapat dimanfaatkan setelah dihentikannya status penyelidikan kasus pembelian lahan RS Sumber Waras oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2023.
"Satu yang kemudian dianggap selesai, dan akhirnya kami mendapatkan kepastian dari KPK bahwa tempat ini penyelidikannya sudah diberhentikan," ujar Pramono.
Pramono menjelaskan, dari lima temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang berdampak pada tertundanya pembangunan, tiga di antaranya sudah dipenuhi. Ia juga mengungkapkan bahwa nilai jual objek pajak (NJOP) lahan tersebut kini telah melonjak signifikan.
"Kalau dari NJOP yang ada, kalau dulu minus Rp191 miliar, sekarang sudah menjadi Rp1,4 triliun. Sehingga dengan demikian, hampir Rp700 miliar lebih tanahnya di sini mengalami kenaikan. Enggak mungkin dibatalkan," kata Pramono.
(Awaludin)