Selain itu, polisi juga mendalami empat pelat nomor kendaraan bermotor (TNKB) palsu yang ditemukan di dalam mobil. Reynold menyebut pelat palsu tersebut berasal dari Bandung dan sejumlah daerah lainnya.
"Itu semua menjadi pendalaman kami, di mana membuatnya dan siapa yang berinisiatif membuat TNKB tersebut," tuturnya.
Sebelumnya, polisi mengungkap temuan dua senjata tajam jenis golok dan badik di dalam mobil yang dikendarai tersangka. Aksi nekat melawan arah itu sempat viral di media sosial.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, mengatakan selain senjata tajam, petugas juga menemukan senjata api mainan di dalam kendaraan.
"Juga ditemukan satu senjata api mainan dan dua senjata tajam jenis golok dan badik. Itu yang kami temukan," kata Komarudin, dikutip Kamis (26/2/2026).
Atas temuan tersebut, penanganan perkara dilimpahkan ke Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat untuk pendalaman lebih lanjut. Sementara Direktorat Lalu Lintas fokus pada pelanggaran lalu lintas yang dilakukan tersangka.