Setelah digeser, di balik lemari itu satu pintu rahasia. Pimpinan tentara saat itu, Letnan Ming Priyatno yakin Aidit sembunyi di balik pintu itu.
Dia pun menodongkan senjata sambil berteriak, meminta Aidit keluar dari persembunyiannya.
Digertak Aidit seperti itu Letnan Ming Prayitno sempat ciut. Ia menjawab pelan, dirinya hanya menjalankan tugas untuk menangkap.
Setelah Ketua PKI dibawa ke markas Brigif V di Loji Gandrung untuk dihadapkan pada Kolonel Jasir Hadibroto.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.