Dia juga mengungkapkan bahwa para profesional teknologi yang direkrut, seperti Ibrahim Arif, bergabung murni karena idealisme pengabdian kepada negara. Nadiem menyebutkan bahwa talenta kelas dunia ini bahkan rela memotong gaji mereka hingga setengahnya.
"Saya ingin menunjukkan juga kepada semua peserta yang hadir di situ bahwa anak-anak muda ini bergabung untuk mengabdi juga. Dengan buktinya adalah mereka mengorbankan hampir setengah daripada gaji mereka untuk membantu negara kita." ujar Nadiem.
Dalam persidangan, Nadiem juga meluruskan kesalahpahaman terkait tiga poin percakapannya di WhatsApp yang dijadikan bagian dari dakwaan
Di akhir keterangannya, Nadiem juga menyampaikan doa bagi para terdakwa lain dalam perkara tersebut. Ia menegaskan bahwa pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek saat dirinya menjabat tidak mengandung pelanggaran.
"Jadi saya ingin bilang Alhamdulillah, dan saya ingin bersyukur kepada Tuhan, bersyukur kepada keluarga, dan saya juga berdoa untuk terdakwa lainnya," kata Nadiem.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.