"Seperti kita ketahui bersama, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024, Jakarta sekarang ini sedang bertransformasi menuju kota global. Kami laporkan Ibu Mega, Jakarta ketika saya dan Bang Dul menjabat, rankingnya nomor 74 dari 156 kota dunia," tuturnya.
Ia menjelaskan, Taman Bendera Pusaka seluas 5,6 hektare tersebut dilengkapi jogging track sepanjang 1,2 kilometer, lapangan tenis, lapangan multifungsi, serta satu lapangan padel yang dapat digunakan secara gratis melalui pendaftaran. Penataan kawasan juga meliputi relokasi taman burung yang sebelumnya telah ada di area tersebut.
"Sekarang ini sudah naik menjadi 71 dari 156. Termasuk di dalamnya adalah infrastruktur transportasinya, Jakarta sekarang sudah menjadi nomor 17 terbaik dunia. Di ASEAN hanya kalah dari Singapura, sekarang Jakarta sudah lebih baik daripada Manila, Bangkok, Kuala Lumpur, Hanoi, dan sebagainya," jelasnya.
Pramono juga menyebut taman ini membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk berkembang. Sebanyak enam tempat usaha akan dikelola oleh UMKM setempat, sementara pemanfaatan fasilitas sosial dan fasilitas umum kecil dapat diberikan nama penyumbang.
"Dengan menempatkan Patung Ibu Fatmawati di area Taman Bendera Pusaka, kami ingin memberikan penghargaan pada sosok yang berjasa besar bagi bangsa, karena beliau adalah penjahit bendera pusaka yang dikibarkan pada saat Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945," bebernya.