JAKARTA – Di tengah perang Amerika Serikat (AS)–Israel yang terus memanas, sosok Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mendapat perhatian besar. Pria yang menjadi ujung tombak diplomasi Iran ini bahkan mendapat banyak penggemar dari berbagai kalangan dan kewarganegaraan, dengan banyak yang mengungkapkan kekaguman mereka di media sosial.
Di kalangan perempuan, Araghchi dikagumi karena parasnya yang dinilai tampan serta pembawaan yang selalu tampak tenang dan percaya diri. Para pengguna media sosial di X dan TikTok banyak memberikan komentar memuji senyum sang diplomat yang kerap muncul di berbagai video dan foto yang diunggah.
“Dia sangat tampan, memancarkan kepercayaan diri,” tulis seorang pengguna di X.
“Dia tampan, dia profesor yang menarik, memiliki pembawaan menawan, dan berbicara dengan cara yang menyenangkan,” tulis pengguna lainnya.
Banyak komentar di TikTok bahkan lebih eksplisit dalam mengungkapkan ketertarikan mereka terhadap Araghchi. Beberapa komentar mengingatkan bahwa Araghchi sudah menikah dan memiliki tiga anak.
Araghchi juga memiliki penggemar dari kalangan laki-laki yang mengagumi aura dan kharisma sang Menlu.
Banyak komentar mendoakan keselamatan Araghchi di tengah maraknya pembunuhan pemimpin Iran oleh rezim Zionis Israel dan pengeboman AS.
Araghchi, 63 tahun, adalah diplomat karier dengan pengalaman panjang di dinas luar negeri Iran. Pria kelahiran Teheran ini pernah menjabat sebagai Duta Besar Iran di Estonia dan Jepang.
Masa dinas Araghchi di Jepang disebut meninggalkan kesan bagi warga Negeri Matahari Terbit karena tindakannya yang turun langsung membantu warga setelah gempa bumi dahsyat pada 2011.
Pada masa pemerintahan Presiden Hassan Rouhani, ia berperan sebagai pimpinan delegasi negosiasi kesepakatan nuklir antara Iran dengan negara P5+1 yang menghasilkan perjanjian Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) antara Iran dan AS. Perjanjian ini kemudian dibatalkan secara sepihak oleh Donald Trump.
Pemilik gelar Ph.D di bidang pemikiran politik dari Universitas Kent ini menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Iran pada Agustus 2024, menggantikan penjabat sementara Ali Bagheri, menyusul wafatnya pendahulunya Hossein Amir-Abdollahian.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.