Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kebakaran Gedung Kemendagri Berasal dari Gudang Barang Bekas

Yuwantoro Winduajie , Jurnalis-Senin, 20 April 2026 |19:59 WIB
Kebakaran Gedung Kemendagri Berasal dari Gudang Barang Bekas
Kebakaran (foto: freepik)
A
A
A

JAKARTA – Kebakaran yang terjadi di Gedung D, Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri di Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Senin (20/4/2026), disebut berawal dari gudang penyimpanan barang bekas di belakang Gedung D.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Benni Irwan mengatakan, gedung yang terdampak kebakaran adalah Gedung D Ditjen Bina Pemerintahan Desa, bukan gedung Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

“Memang iya terjadi kebakaran di salah satu kompleks perkantoran Kemendagri di Pasar Minggu. Yang terbakar itu adalah Gedung D, Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa bukan gedungnya Dukcapil,” ujarnya.

Ia menjelaskan, api pertama kali terlihat sekitar pukul 13.30 WIB dari area gudang di belakang gedung tersebut. 

“Sebenarnya di belakang Gedung D itu ada gudang, gudang tempat penyimpan barang-barang bekas. Api itu kelihatan awalnya dari sana,” katanya.

Api kemudian membesar dan merembet ke Gedung D hingga lantai satu dan dua. Di lantai satu terdapat koperasi dan klinik kesehatan, sedangkan lantai dua merupakan ruang kerja pegawai.

 

Meski demikian, Benni memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. 

“Tidak ada korban jiwa, tidak ada yang sakit, yang luka-luka juga tidak ada karena cepat diketahui,” ucapnya.

Dia mengatakan, sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dari Jakarta Selatan dan Kecamatan Pasar Minggu dikerahkan untuk memadamkan api, dibantu satu pleton Brimob. 

Menurutnya, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00 WIB dan dilanjutkan proses pendinginan. Adapun penyebab pasti kebakaran serta total kerugian masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.

"Penyebab dan detail dampaknya termasuk kerugiannya masih didalami," cetusnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement