Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bareskrim dan FBI Buru Ribuan Pembeli Phishing Tools

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Jum'at, 24 April 2026 |03:10 WIB
Bareskrim dan FBI Buru Ribuan Pembeli Phishing Tools
Aparat buru pembeli Phishing Tools (foto: Okezone)
A
A
A

Menurutnya, kerja sama tersebut bertujuan untuk mendata keberadaan pelaku serta korban phishing yang menggunakan alat buatan pasangan asal NTT tersebut.

"Kami bekerja sama dengan berbagai pihak, baik nasional maupun internasional, salah satunya FBI, dalam rangka mendukung data agar kami dapat melihat siapa saja korban yang terdampak," tuturnya.

Diketahui, total terdapat 2.440 pelaku kejahatan yang membeli alat phishing milik GWL selama periode 2019 hingga 2024. Seluruh transaksi dikonfirmasi menggunakan aset kripto yang tercatat dalam riwayat pembelian.

Dalam periode tersebut, sekitar 34.000 korban teridentifikasi pada Januari 2023 hingga April 2024. Dari jumlah itu, sebanyak 17.000 korban atau sekitar 50 persen terkonfirmasi mengalami peretasan atau account compromise.

"Termasuk keberhasilan skrip dalam melewati mekanisme pengamanan berlapis atau multi-factor authentication," ujarnya.

Ia menambahkan, dari hasil analisis terhadap 157 korban, sebanyak 53 persen berasal dari Amerika Serikat. Selain itu, terdapat sembilan entitas perusahaan dari Indonesia yang juga menjadi korban.

"Estimasi kerugian para korban yang ditimbulkan dari penggunaan skrip yang dijual oleh tersangka pada periode Januari 2023 hingga April 2024 diperkirakan mencapai sekitar 20 juta dolar AS atau sekitar Rp350 miliar," tutupnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement