Untuk keperluan pembuatan token, HB mengirimkan kembali kartu ATM dan buku rekening milik Jainun. Setelah token berhasil dibuat, Jainun kembali mengirimkan token, buku rekening, dan ATM tersebut kepada HB di Malaysia melalui jasa pos.
Setelah proses pembuatan Token tersebut, Jainun kembali menerima uang dari HB dari Rp600 ribu menjadi Rp1 juta setiap bulan.
Berdasarkan analisis rekening koran periode Desember 2018 hingga Januari 2026, tercatat perputaran dana sebesar Rp211,2 miliar, dengan total dana masuk dan keluar masing-masing sekitar Rp105,6 miliar.
“Trend dari tahun 2021-2025 jumlah transaksi mencapai hingga Rp3 miliar dalam satu bulan,” ujar Eko.
Memasuki periode akhir 2025, terjadi peningkatan signifikan pada aliran dana masuk. Sejumlah transaksi bernilai besar mulai muncul, dengan nilai mencapai miliaran rupiah per transaksi.
Salah satu rekening tercatat melakukan atau menerima transaksi berjumlah hingga lebih dari Rp8 miliar, serta banyak lainnya di kisaran Rp3 miliar hingga Rp6 miliar.