JAKARTA - Sejumlah organisasi masyarakat (Ormas) Katolik Indonesia menggelar pertemuan dengan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK). Pertemuan tersebut dilakui turut membahas terkait pelaporan terhadap JK ke polisi terkait dugaan penistaan agama.
Ketua Umum DPP Perkumpulan Alumni Margasiswa Republik Indonesia (DPP PATRIA) PMKRI, Agustinus Tamo Mbapa menyampaikan bahwa dalam pertemuannya dengan JK, dia melihat jika laporan tersebut tidaklah berdasar karena tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.
"Pada saat pertemuan tadi dengan Bapak Jusuf Kalla, sangat jelas bahwa ada konteks yang diedit oleh kelompok tertentu sehingga terkesan Bapak Jusuf Kalla bicara soal dogmatis, soal ajaran agama," kata Agustinus usai pertemuan di kediaman JK, Brawijaya, Jakarta Selatan, Senin (27/4/2026).
Dari perbincangan tersebut, dia memastikan tidak ada pernyataan JK yang menyudutkan agama tertentu. Bahkan, kata Agustinus, yang disampaikan justru pesan perdamaian.
"Ternyata di akhir ceramah beliau, beliau menyampaikan bahwa tidak ada satu agama pun yang mengajarkan kekerasan apalagi membunuh kepada sesamanya," ujarnya.