“Jadi KRL itu berhenti karena ada taksi yang tertabrak di JPL dekat Bulak Kapal,” kata Franoto.
Berhentinya KRL di jalur rel berdampak fatal. Rangkaian kereta di belakangnya, yakni KA Argo Bromo Anggrek, tidak memiliki cukup waktu untuk menghindar.
Akibatnya, tabrakan pun tak terelakkan. KA Argo Bromo Anggrek menghantam bagian belakang KRL dengan keras.
“KRL berhenti, di belakangnya ada Kereta Argo Bromo,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi rangkaian kejadian beruntun yang berujung pada kecelakaan besar di Stasiun Bekasi Timur.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.