Sebelumnya pada hari itu, seorang terduga anggota kartel Gulf, Alexander Benavides, alias “El Metro 9” ditangkap di negara bagian Tamaulipas. Penangkapan ini mendorong para anggota kartel untuk memblokir jalan-jalan di dekat kota perbatasan Reynosa.
Reynosa terletak tepat di seberang perbatasan dari McAllen, Texas. Reynosa merupakan rumah bagi kartel Gulf, yang secara historis merupakan salah satu sindikat kejahatan paling kuat di Meksiko. Kedutaan Besar AS di Meksiko memperingatkan pegawai pemerintah untuk menghindari wilayah Reynosa dan “mempertahankan tingkat kewaspadaan yang tinggi”.
Meksiko telah secara signifikan meningkatkan upaya keamanannya, di bawah tekanan besar dari presiden AS, Donald Trump.
Trump telah berulang kali mengancam akan menggunakan tindakan militer sepihak di Meksiko jika ia merasa pemerintah Meksiko tidak melakukan cukup upaya untuk memerangi kartel.
"(Penangkapan-red) pemimpin kunci dari kelompok CJNG yang penuh kekerasan pada Senin merupakan langkah maju yang signifikan dalam memerangi mereka yang mengambil keuntungan dari fentanyl dan memicu kekerasan di komunitas kita," kata duta besar AS untuk Meksiko, Ronald Johnson, di media sosial.
Penangkapan ini menandai pukulan terbaru bagi kartel narkoba Meksiko setelah pembunuhan El Mencho – sebuah misi pribadi bagi García Harfuch, yang menyalahkan El Mencho atas upaya pembunuhan tahun 2020 yang menewaskan dua pengawalnya.
Flores termasuk di antara beberapa pemimpin regional terkemuka yang menurut analis keamanan berada di posisi yang tepat untuk mengambil alih kendali kartel tersebut.
Situasi keamanan Meksiko menghadapi pengawasan ketat saat negara tersebut bersiap untuk menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia FIFA musim panas ini bersama AS dan Kanada.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.