Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Prabowo: Saya Tidak Rela Pejabat Kerja Sama dengan Pengusaha Serakah dan Brengsek!

Jonathan Simanjuntak , Jurnalis-Jum'at, 01 Mei 2026 |10:07 WIB
Prabowo: Saya Tidak Rela Pejabat Kerja Sama dengan Pengusaha Serakah dan Brengsek!
Prabowo: Saya Tidak Rela Pejabat Kerja Sama dengan Pengusaha Serakah dan Brengsek!
A
A
A

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya membela kepentingan negara dan rakyat, termasuk dengan menyoroti potensi penyimpangan yang melibatkan pejabat publik dan pelaku usaha.

Dalam  peringatan Hari Buruh Internasional di kawasan Monumen Nasional (Monas), Prabowo mengingatkan agar pejabat yang diberi kepercayaan oleh rakyat tidak menyalahgunakan kewenangannya.

"Saya tidak rela pejabat-pejabat pemerintah yang diberi kepercayaan oleh rakyat justru bekerja sama dengan pengusaha brengsek, dengan pengusaha-pengusaha serakah," tegas Prabowo, Jumat (1/5/2026).

Namun demikian, ia menekankan bahwa tidak semua pengusaha memiliki karakter demikian. Menurutnya, banyak pelaku usaha yang justru berperan penting dalam menggerakkan perekonomian nasional.

"Tapi saya mengajak kita dewasa, tidak semua pengusaha serakah, banyak yang bekerja dengan baik, banyak, kita butuh mereka supaya ekonomi hidup. jangan kita benci sama orang kaya, tapi kalau kaya-nya ngerampok," tegas Prabowo.

 

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyinggung persoalan kesejahteraan masyarakat. Ia menegaskan tidak ingin masih ada rakyat yang hidup dalam kesulitan, terutama terkait kebutuhan dasar.

"Saya tidak rela ada anak-anak Indonesia yang lapar. Saya tidak rela ada ibu-ibu yang tidak bisa membeli susu untuk anaknya," pungkasnya.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement