Ia menduga api berasal dari instalasi listrik di bagian atas rumah. Menurutnya, titik api pertama kali terlihat dari atas plafon rumah warga.
“Datangnya dari plafon. Nyamber motor sampai meledak,” katanya.
Sebelumnya, Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, mengatakan sebanyak 27 rumah tinggal terdampak dalam kebakaran tersebut.
“Objek yang terdampak sebanyak 27 rumah tinggal,” ujar Syaiful dalam laporannya, Jumat (29/5/2026).
Rinciannya, lima rumah berada di RT 10/RW 05, empat rumah di RT 11/RW 05, 10 rumah di RT 12/RW 05, dan delapan rumah di RT 13/RW 04.
Akibat kebakaran tersebut, sebanyak 115 kepala keluarga (KK) atau sekitar 250 jiwa terdampak. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian itu.
Petugas menerima laporan kebakaran pada pukul 19.47 WIB. Sebanyak 21 unit pemadam kebakaran dan 105 personel dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.
Api berhasil dilokalisasi pada pukul 20.56 WIB dan proses pendinginan selesai pada pukul 23.32 WIB. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.