Sementara itu, Ketua Program Aksi Nyata DPW Partai Perindo Jabar, Dian Ciptadi menjelaskan, Go Jabar disusun secara terukur dan berkelanjutan agar pekerja migran tidak hanya memperoleh pekerjaan, tetapi juga memiliki daya saing yang lebih kuat di tingkat global.
"Kami tidak hanya menyiapkan masyarakat untuk bekerja di luar negeri, tetapi membangun kapasitas mereka melalui pelatihan keterampilan, penguatan karakter, pendidikan bahasa, pendampingan administrasi, serta perlindungan selama proses penempatan. Tujuannya agar pekerja migran Jawa Barat benar-benar naik kelas dan memiliki daya saing global," tutur Dian.
Pada tahap awal, program ini menargetkan penempatan 1.000 pekerja migran Indonesia melalui skema penempatan resmi yang terintegrasi dengan pelatihan dan pendampingan. Target tersebut akan diawali dengan peluncuran Sekolah Migran Perindo sebagai pusat pembinaan calon pekerja migran, kemudian dilanjutkan dengan pendataan, rekrutmen, pelatihan keterampilan kerja, pendidikan bahasa asing, hingga fasilitasi penempatan kerja ke negara tujuan.
Program ini juga menyediakan pendampingan administrasi dan perlindungan hukum untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur. Setelah masa penempatan berakhir, para purna pekerja migran akan mendapatkan pendampingan ekonomi dan kewirausahaan untuk mendorong lahirnya usaha baru serta memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.