Lalu, Ketua Go Jabar, Dedi Sopiandi menegaskan, bahwa program tersebut tidak hanya berorientasi pada penempatan tenaga kerja, tetapi juga membangun ekosistem pekerja migran yang produktif dan berkelanjutan.
"Ini adalah gerakan sosial untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami ingin menciptakan ekosistem pekerja migran yang profesional, terlindungi dan produktif. Bahkan setelah kembali ke Tanah Air, mereka diharapkan mampu menjadi pelaku usaha, membuka lapangan kerja baru dan menjadi agen pembangunan di daerahnya masing-masing," kata Dedi.
Melalui edukasi, pelatihan dan penempatan yang sesuai prosedur, program ini diharapkan mampu menekan praktik penempatan ilegal, eksploitasi tenaga kerja, serta tindak pidana perdagangan orang (TPPO), sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi warga Jabar di pasar global.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.