Dia mengungkap, dari 98 ribu lebih bangunan rusak itu, 51.591 telah diverifikasi dengan rincian rumah rusak berat 2.382 unit, rusak sedang 7.276 unit, rusak ringan 14.177 unit. Lalu, terdapat 27.756 unit rumah tidak masuk kategori rusak berat, ringan, ataupun sedang.
"Tidak masuk kriteria artinya tidak termasuk dilaporkan pada kami sebelumnya rusak, apakah rusak ringan atau rusak berat atau rusak sedang. Dalam hal ini tidak masuk kriteria tersebut artinya rumah tersebut
baik-baik saja. Tentu verifikasi ini masih tetap berlanjut hingga pada akhirnya nanti kami akan memperoleh angka pasti setelah dari pemimpin daerah memberikan keputusan by name by address pada BNPB untuk kami lakukan tindakan semestinya," katanya.
Ia menambahkan, kaitannya Pos Pendukung Logistik Nasional, yang sebelumnya berada di Halim, per tanggal 7 September 2026 kemarin sudah berpindah ke Gedung Gudang Logistik dan Peralatan BNPB yang berada di Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.