Namun proses penyusunannya, kata dia tetap membutuhkan keterlibatan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.
Nuki menjelaskan bahwa Maritaing dan Toli-Toli memiliki karakteristik berbeda dengan kawasan perbatasan darat seperti Wini, Motaain, dan Motamasin yang berbatasan langsung dengan Timor-Leste.
Sebagai kawasan perbatasan laut, kedua wilayah tersebut memerlukan perhatian terhadap pengelolaan ruang pesisir dan kawasan yang berhadapan dengan negara tetangga.
“Masukan dari BNPP RI dan pemerintah daerah sangat diperlukan, baik terkait batas administrasi, kebijakan pengelolaan perbatasan, potensi wilayah, rencana pembangunan, maupun kondisi lingkungan,” tandasnya.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.