RIYADH - Serangan milisi Houth ke Arab Saudi terus berlanjut pada Minggu, (11/10/2026), menyasar dua bandara dan fasilitas minyak utama Kerajaan tersebut. Menyusul serangan dua hari berturut-turut ke Bandara King Khalid di Riyadh yang menewaskan setidaknya 13 orang, Houthi juga kembali menyasar Bandara Internasional King Fahd di Kota Dammam, wilayah timur Arab Saudi.
Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA) Arab Saudi menyatakan sedang melakukan penilaian kerusakan dan pemeriksaan keselamatan di bandara tersebut bekerja sama dengan pihak berwenang terkait.
Pihak berwenang tidak langsung memberikan rincian mengenai korban jiwa maupun tingkat kerusakan. Namun, mereka menyebutkan bahwa insiden ini terjadi di tengah serangkaian serangan yang terus berlanjut terhadap fasilitas penerbangan sipil di Kerajaan Arab Saudi.
Sementara itu, koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan melalui platform X bahwa sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah pesawat nirawak (drone) di Provinsi Timur.
Pada Minggu, GACA juga melaporkan serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di ibu kota Riyadh yang menyebabkan korban tewas dan sejumlah orang luka-luka.