Ada 2 Sumber Gempa Bumi, Bengkulu Masuk Daerah Rawan Gempa

Demon Fajri, Jurnalis
Kamis 04 Oktober 2018 02:07 WIB
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Share :

Potensi Gempa di Bengkulu

Menurut Sabar, daerah Bengkulu, terdapat dua sumber gempa bumi yang setiap saat bisa terjadi. Hal tersebut di lihat dari posisi provinsi yang memiliki 10 kabupaten/kota ini. Sumber pertama, sampai Sabar, adalah potensi gempa bumi yang terletak di wilayah lautan. Di mana hal tersebut merupakan batas pertemuan dua lenpeng. Yakni, lempeng Indo-Australia dan Eurasi.

Lempeng Indo-Australia, jelas Sabar, relatif bergerak ke arah utara, sementara lempeng Eurasia bergerak ke arah selatan.

Karakteristik gempa bumi yang terjadi pada bagian laut ini, kata Sabar, memiliki kekuatan mulai dari gempa-gempa kecil hingga gempa besar. Selain itu, gempa bumi yang terjadi juga bisa berpotensi menimbulkan tsunami jika syarat-syarat terpenuhi.

Sabar mengulas, Bengkulu sempat di guncang gempa bumi besar, pada Minggu 4 Juni 2000, dengan kekuatan M=7,9. Gempa bumi ini telah mengakibatkan korban jiwa serta kerusakan bangunan yang tidak sedikit. Berselang 7 tahun kemudian, Bengkulu, kembali di guncang gempa, pada Rabu 12 September 2007, dengan kekuatan lebih besar M=8,5.

(Baca Juga: Buwas Tak Terima jika Korban Gempa Palu Disebut Penjarah)

Selain potensi gempa bumi dari lautan, sambung Sabar, daerah Bengkulu juga memiliki potensi gempa bumi di wilayah daratan. Hal ini terjadi karena adanya sistem patahan lokal sumatera yang melalui wilayah Bengkulu. Setidaknya, kata Sabar, ada tiga patahan lokal yang ada di wilayah Bengkulu.

Yakni, patahan Musi (Segmen Musi) yang terletak di Kabupaten Kepahiang, patahan Manna (Segmen Manna) yang terletak di Kabupaten Bengkulu Selatan, dan patahan Ketahun (Segmen Ketahun). Di mana karakteristik gempa bumi darat biasa terjadi dengan kekuatan lebih kecil dari pada gempa bumi di laut.

"Namun, walaupun skala kekuatan kecil potensi kerusakan yang diakibatkan juga cukup besar mengingat lokasi gempa bumi darat biasanya lebih dekat dengan pemukiman penduduk serta kedalaman gempa yang sangat dangkal," sampai Sabar.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya