Roy juga menanggapi sindiran Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang sebelumnya mempertanyakan pengajuan praperadilan berulang. Roy menegaskan langkah tersebut memiliki dasar hukum.
"Aturannya boleh. Jadi ketika aturan boleh, ya itu hak yang diberikan kepada masyarakat," katanya.
Roy menambahkan pihaknya memilih mengajukan praperadilan sebelum masuk ke pokok perkara selama mekanisme tersebut masih tersedia dalam aturan hukum.
"Kalau sekarang sepanjang memang masih ada praperadilan, itu diperbolehkan ya. Kita mengajukan praperadilan sebelum masuk ke pokok," ujarnya.
Sebelumnya, gugatan praperadilan keempat Roy Suryo telah terdaftar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan nomor perkara 129/Pid.Pra/2026/PN JKT.SEL pada 30 Juli 2026.
Praperadilan keempat tersebut berfokus pada gugatan mengenai sah atau tidaknya pencekalan Roy ke luar negeri serta penarikan sementara paspor Republik Indonesia.
(Awaludin)