JAKARTA - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan resmi menerima memori jabatan dari pendahulunya, Muhammad Qodari, dalam serah terima jabatan (sertijab) yang berlangsung di Kantor Bakom, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2026).
Dalam sambutannya, Qodari menilai Bakom telah membangun sejumlah pondasi kerja selama lima bulan terakhir, termasuk memperkuat komunikasi pemerintah dan koordinasi dengan kementerian serta lembaga.
"Pada 28 April, saya menerima estafet kepemimpinan dari Pak Angga Raka Prabowo. Hari ini, 6 Oktober, amanah itu saya serahkan kepada abang saya, Syahganda Nainggolan," kata Qodari.
Salah satu fokus yang dijalankan Bakom kata dia adalah, menghadirkan penjelasan pemerintah secara lebih rutin dan terbuka kepada publik.
Qodari melanjutkan, Bakom telah memberikan penjelasan kepada media terkait lebih dari 20 program dan kebijakan pemerintah, mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Koperasi Desa Merah Putih hingga Program 3 Juta Rumah.
Selain itu, Bakom juga mendorong kementerian dan lembaga memiliki juru bicara yang aktif menjelaskan kebijakan pemerintah kepada masyarakat.
Bakom kata dia juga telah menyusun buku berjudul Presiden Solusi yang mendokumentasikan 108 solusi dalam 18 bulan pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam satu bulan terakhir, Bakom juga menyusun narasi utama dua tahun pemerintahan Prabowo dengan mengusung tema transformasi bangsa.
"Kepada seluruh jajaran Bakom, saya mengajak Bapak dan Ibu memberikan dukungan penuh kepada kepemimpinan yang baru," pungkasnya.
Sementara itu, Syahganda mengaku mendapat arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto terkait tugas Bakom. Menurut dia, Presiden meminta agar program-program pemerintah dapat dipahami masyarakat hingga lapisan terbawah.