nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Utang Narkoba Picu Pembakaran Rumah yang Menewaskan Sekeluarga di Makassar

Herman Amiruddin, Jurnalis · Senin 13 Agustus 2018 12:38 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 08 13 340 1935765 utang-narkoba-picu-pembakaran-rumah-yang-menewaskan-sekeluarga-di-makassar-3a6pqwFNJl.jpg Polisi Tangkap Eksekutor Pembakaran Rumah yang Tewaskan Sekeluarga di Makassar (foto: Herman A/Okezone)

MAKASSAR - Terungkap sudah kasus pembakaran rumah yang menewaskan 6 orang yang masih satu kelurga di Jalan Tinumbu Makassar pada Senin 5 Agustus 2018 dinihari lalu. Pelaku eksekutor pembakaran rumah, yakni Andi Ilham alias Ilo (23).

Ia melakukan pembakaran atas instrukasi tersangka Akbar Daeng Ampuh (30) yang saat ini menjalani hukuman penjara di Lapas Klas 1 Gunung Sari Makassar.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, pelaku pembakaran rumah adalah orang suruhan tahana Lapas. Di mana pada saat itu mengakibatkan lima rumah hangus terbakar dan 6 orang meninggal dunia.

(Baca Juga: Tahanan Lapas Ternyata Aktor di Balik Kebakaran yang Tewaskan 1 Keluarga)

Dikatakan Irwan, saat ini otak di balik kebakaran itu masih menjalani status napi dalam kasus pembunuhan yang juga dalam kasus narkotika.

"Kita berkoordinasi dengan pihak Lapas ditemukan timbangan narkotika kemudian ditemukan ada empat HP. Dalam kasus pembunuhan yang bersangkutan dihukum pidana selama 12 tahun dan baru dijalani lima tahun kurang lebih," kata Irwan saat ditemui, Minggu 12 Agustus 2018.

Eksekutor Pembakaran Rumah yang Tewaskan Sekeluarga di Makassar (foto: Herman/Okezone)Eksekutor Pembakaran Rumah yang Tewaskan Sekeluarga di Makassar (foto: Herman/Okezone)

Dari hasil penyelidikan kata Irwan, eksekutor pembakaran Andi Ilham awalnya hanya ingin menagih utang penjualan narkoba kepada salah satu korban, yakni Fahri.

Menarik ke belakang lagi kasus ini berdasarkan jual beli narkotika di mana salah satu korban Fahri menurut keterangan yang di dapat penyidik melakukan transaksi jual beli narkoba dengan tersangka Akbar Ampuh.

Sejatinya, tersangka Andi Ilham mendapatkan tugas untuk menagih namun kemudian disertai dengan upaya untuk pembakaran rumah.

"Nah itulah kemudian yang menjadi penyebab mengapa yang bersangkutan untuk menyuruh melakukan pembakaran karena almarhum Fahri tidak membayar narkotika yang diambil dari tersangka Akbar Ampuh sebanyak 9 paket," jelas Irwan.

Irwan melanjutkan, selain tersangka Andi Ilham melakukan penagihan, tersangka Akbar Ampuh juga menyuruh tiga tersangka lain Wandy, Haedir, dan Riswan Idris.

"Jadi pelaku eksekutor pembakaran Andi Muh Ilham. Tersangka ini umur 23 tahun alamat Borong Manggala kota Makassar bersama atas nama Rahman alias Appank yang saat ini DPO," ungkap Irwan.

Kemudian dari tangan tersangka Andi Ilham ini penyidik menemukan barang bukti botol air mineral yang berisi bensin. Botol itu ditemukan dipinggiran rumah korban dan jiga dikuatkan dengan pemeriksaan ditemukan bekas api.

"Jadi berdasarkan penyelidikan tim tidak ada upaya fisik hanya secara melakukan penagihan. Fahri saat itu sedang berada di rumah kakeknya H Sanusi," ungkap Irwan.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini