nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2 Rumah Djoko Susilo yang Dirampas KPK Laku Terjual Rp428 Juta

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Senin 10 Desember 2018 10:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 10 337 1989060 2-rumah-djoko-susilo-yang-dirampas-kpk-laku-terjual-rp428-juta-qnQfBOMKAL.jpg Mantan Kakorlantas Polri, Irjen Pol Djoko Susilo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta 3 berhasil melelang dua rumah rampasan milik mantan Kakorlantas Polri, Irjen Djoko Susilo. Dua rumah Djoko Susilo yang berada di Jakarta Selatan itu laku dilelang seharga Rp428 juta.

"Dari proses lelang barang rampasan dalam perkara TPPU atas nama Djoko Susilo, pada tanggal 06 Desember 2018, melalui perantara KPKNL Jakarta III, terdapat 2 barang yang laku lelang," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkatnya, Senin (10/12/2018).

Adapun, rumah yang berhasil dilelang ‎terletak di Kampung Ragunan, RT 008/RW 05, Kelurahan Jatipadang, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan dengan luas tanah 65 meter. Rumah tersebut dilelang dengan harga limit Rp253.152.000 dan laku dengan Rp261.152.000

Kemudian sebidang tanah beserta bangunan di atasnya dengan luas tanah 50 meter persegi yang terletak di Jalan Nusa Indah I Dalam, Nomor 25 B, RT 012/RW 02, Kelurahan Jagakarsa, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Rumah kedua itu dilelang dengan harga limit Rp166.690.000 dan laku senilai Rp167.690.000.

Ilustrasi Suap

"Untuk barang rampasan lain akan dilakukan lelang kembali bersama KPKNL," imbuhnya.

Uang yang berhasil dikumpulkan dari lelang dua rumah milik Djoko Susilo tersebut akan diserahkan ke kas negara untuk memulihkan keuangan negara. KPK berjanji akan berusaha memaksimalkan memulihkan aset-aset negara dari tindak pidana korupsi (tipikor).

"KPK bersama KPKNL akan berupaya semaksimal mungkin agar aset-aset dari hasil korupsi atau pencucian uang yang telah berhasil dirampas dari para terpidana korupsi berdasarkan putusan pengadilan agar kembali ke masyarakat melalui mekanisme lelang dan keuangan negara‎," tuntas Febri.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini