nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diterjang Banjir Bandang, Rumah Warga Sigi Terkubur Lumpur

Antara, Jurnalis · Senin 29 April 2019 14:56 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 29 340 2049373 diterjang-banjir-bandang-rumah-warga-sigi-terkubur-lumpur-jQUuYQw4Ac.jpg Banjir Sigi (Foto: Dok ACT)

SIGI - Banjir bandang yang menerjang Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Minggu 28 April mengakibatkan ribuan jiwa dilaporkan mengungsi ke dataran yang lebih tinggi. Sementara sebagian rumah warga terkubur lumpur hingga atap.

Hingga Senin (29/4/2019) pagi, banjir bandang menerjang separuh Dusun I, seluruh Dusun II dan sebagian Dusun III menyebabkan rumah warga terkubur lumpur sampai setinggi atap.

"Waktu banjir pertama sekitar jam tujuh malam rumah-rumah hanya terendam air sampai sekitar betis (orang dewasa)," kata salah satu warga, Sukardi seperti dikutip Antaranews.

(Baca Juga: Korban Banjir di Sigi Membutuhkan Makanan hingga Pakaian

Ilustrasi

Dia mengaku hantaman banjir bandang paling parah diiringi material lumpur dan disertai gemuruh terjadi sekira pukul 23.00 Wita.

"Untungnya sebelum banjir bandang ke dua warga sudah lari ke gunung menyelamatkan diri. Kalau tidak banyak yang meninggal karena tingginya lumpur sampai di atap rumah," katanya.

Bahkan, lanjutnya, malam saat kejadian rumah warga sama sekali tidak kelihatan akibat tertutup lumpur yang terbawa banjir dari lereng pegunungan di sekitar Desa Bangga.

"Untung paginya sudah kelihatan. Waktu malam pas kejadian rumah tertutup lumpur," ucapnya.

Hal senada diungkapkan Dakria, warga Dusun II yang merupakan dusun terparah. Beruntung, dia dan seluruh keluarganya cepat menyelamatkan diri.

"Kita tinggal mengharapkan bantuan dari pemerintah karena rumah kami habis. Tidak bisa ditinggali lagi," ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

(Baca Juga: Puluhan Rumah Warga Desa Balongga Sigi Rusak Diterjang Banjir

Dia berharap bantuan dari pemerintah daerah, pusat dan lembaga atau yayasan kemanusiaan dapat secepatnya dia terima mengingat saat ini warga hanya bisa berharap uluran tangan dermawan.

"Semoga semua selamat dan tidak ada korban jiwa," ucapnya.

Sampai saat ini berbagai bala bantuan dari kepolisian, TNI, Badan SAR Nasional (Basarnas) maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sigi dan Pemprov Sulawesi Tengah serta relawan terus berdatangan.

Mereka mengevakuasi warga ke tempat yang lebih tinggi, membantu menyelamatkan barang-barang berharga dan menyalurkan bantuan logistik berupa makanan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini