nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lakukan Penipuan, Polisi Gadungan Diringkus di Pelabuhan Gilimanuk

Agregasi Balipost.com, Jurnalis · Rabu 08 Mei 2019 10:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 08 244 2052906 lakukan-penipuan-polisi-gadungan-diringkus-di-pelabuhan-gilimanuk-RcE2sk9hgJ.jpg Polisi gadungan pelaku penipuan ditangkap di Pelabuhan Gilimanuk. (Foto: Ist/Balipost)

NEGARA – Jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk pada Selasa 7 Mei 2019 di Pos I (Pos Pemeriksaan Pintu Keluar Bali) Pelabuhan Gilimanuk mengamankan seseorang yang diduga sebagai pelaku kasus penipuan yang melakukan aksinya di wilayah Polsek Densel. Pelaku yang diamankan adalah Imam Sahroni (41) dari Jalan Palapa IX Nomor 8, Lingkungan Taman Suci, Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan.

Kapolsek Gilimanuk Kompol Nyoman Subawa mengatakan pelaku diamankan beserta sepeda motor bernomor polisi DK-2147-EU warna putih. Pelaku dari Denpasar hendak menjenguk istri dan anak-anaknya yang ada di Banyuwangi, Jawa Timur.

(Baca juga: Catut Nama BNPB, 2 Penipu Ditangkap Polisi)

Pelaku yang mengaku sebagai anggota polisi tersebut melakukan aksinya di Jalan Pura Candi Narmada Suwung Kauh Perumahan (Mes Dinas Kehutanan Densel) pada Senin 6 Mei 2019, sekira pukul 21.00 Wita. Barang bukti yang diamankan dari pelaku berupa tas selempang berwarna coklat berisi dompet coklat, uang Rp4.187.000, dan enam handphone.

Pelaku, menurut Subawa, diserahkan ke Polsek Densel untuk penanganan lebih lanjut.

Ilustrasi penangkapan. (Foto: Shutterstock)

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kasus ini berawal pada Sabtu 6 Mei 2019, pukul 21.00 Wita, saat korban bernama Lukman Hakim (23) dari Lumajang dan temannya Dwi Rahmat, Abdul Rohman, Suryanto Widiatmoko, Halimatuh Sadiyah, Pur Suwanto, Mohammad, serta saksi Edzainudin berada di Mes Dinas Kehutanan Mangrove.

Tiba-tiba datang seorang laki-laki membawa sepeda motor mengaku anggota polisi Kanit Jatanpras Polda Bali yang sedang melakukan pengejaran pelaku jambret. Setelah pelaku memperkenalkan diri, kemudian korban diperiksa dengan alasan bahwa pelaku jambret yang dikejar oleh pelaku lari ke TKP.

(Baca juga: Terkait Kasus Penipuan, Ketua Kadin Bali yang Juga Caleg Gerindra Digiring ke Mapolda)

Kemudian polisi gadungan itu menyuruh mengumpulkan HP dan dompet para korban. Semua barang dimasukkan ke tas dengan alasan mencari barang bukti.

Setelah itu, pelaku membawa salah satu korban dengan cara dibonceng sambil beralasan mau dihadapkan ke Komandan Jatanpras Polda Bali. Dengan alasan tersebut pula korban mau naik ke motor pelaku lalu diajak keluar TKP menuju Jalan Bypass Ngurah Rai.

Korban kemudian dijatuhkan dengan kasar di Pos Polisi Simpang Siur. Pelaku beralasan akan mengambil teman korban yang lainnya yang masih berada di TKP. Dikarenakan merasa curiga, korban dan temannya yang lain lalu melapor ke Polsek Densel.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini