JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu kecewa ada sekitar tiga persen prajurit TNI yang terpapar radikalisme. Nilai Pancasilais mereka disebut sudah mulai pudar.
"Jadi saya kecewa kalau ada yang tiga persen yang sudah pudar. Itu harus dibetulkan, kalau tidak, diselesaikan saja tidak perlu jadi tentara. Ngotor-ngotorin aja," kata Ryamizard di acara Forum Rekat Anak Bangsa di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (12/8/2019).
Baca juga: Panglima: Koopssus TNI Bertugas Atasi Aksi Terorisme
Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) itu mengatakan, bila ada pihak yang ingin mengganti Pancasila dengan ideologi lainnya, maka itu sama saja sebagai pengkhianat. Karenanya, Ryamizard berharap hal tersebut tidak terjadi lagi.
"Oleh karena itu bila Anda ingin mengganti ideologi Pancasila, berarti dia itu adalah pengkhianat terhadap bangsa ini, pengkhianat terhadap proklamasi kemerdekaan Indonesia dan penghianat terhadap negara ini, pengkhianat terhadap kita semua, serta pengkhianat terhadap masa depan bangsa ini," tegasnya.
