Ryamizard menuturkan, Pancasila adalah alat perekat bangsa. Sifat Pancasila berupa batiniyah. Sedangkan ideologi lainnya seperti liberal, komunis dan Islamisme-Wahabi bersifat lahiriyah. Ryamizard menganggap Pancasila akan lebih menang dari ideologi apapun karena bersifat batiniyah.
"Kalau yang lain bersifat lahiriyah, tapi Pancasila bersifat batiniyah. Batiniyah melawan lahiriyah pasti yang menang batin. Ini ucapan Bapak TNI Jenderal Soedirman," ucap dia.
Baca juga: Panglima Marsekal Hadi Tjahjanto Resmikan Tim Komando Khusus TNI
Lebih lanjut, Ryamizard menghormati ideologi negara lain seperti liberalisme, komunisme dan Islamisme-Wahabisme. Namun ia meminta agar ideologi dari negara lain "diimpor" ke Indonesia. Sebab, Indonesia sudah memiliki Pancasila sebagai ideologi bangsa yang digali dari Bumi Pertiwi.
"Ideologi di atas tidak boleh mengalahkan, mengganti ideologi Pancasila. Ini sudah ada indikasi untuk ke sana. Maka mulai saat ini tidak ada kamusnya Pancasila diganti ideologi lain," pungkas dia.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.