Purharyanto menceritakan tiga menit setelah mereka datang, para pelaku itu keluar sambil membawa sesuatu di dalam tas.
"Kata istri saya, mereka keluar tergesa-gesa. Istri lihat mereka bawa kepala patung," kata Purharyanto seperti dilansir Solopos.com.

Purharyanto langsung pulang saat mendengar istrinya berlari ke arah tebing dan berteriak minta tolong. Dia kemudian berupaya mengejar pelaku dengan sepeda motornya. Selama pengejaran kurang lebih lima kilometer, Purharyanto berteriak maling tetapi tidak ada satu pun orang merespons atau berusaha membantu.
Purharyanto mengaku tidak hafal mobil pelaku, tetapi dia ingat salah satu pelaku mengenakan baju putih, topi, dan memangku anak kecil. Aksi kejar-kejaran diwarnai upaya pelaku menghentikan Purharyanto saat hendak menyalip mobil dari sisi kanan.