MAKASSAR – Anak di bawah umur berinisial SR (14) yang membuat rekayasa dirinya telah diculik tiga pelaku memakai topeng, di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Ia merekayasa penculikan itu untuk menarik perhatian orangtua.
Siswi Madrasah Tsanawiyah di Kabupaten Pangkep itu berdalih ingin mencari perhatian orang tuanya sehingga nekat mengarang cerita seolah-olah diculik.
Kapolres Pangkep, AKBP Ibrahim Aji, mengatakan alasan si anak membuat rekayasa penculikan karena ingin mendapat simpati dari orangtua.
"Ingin diperhatikan karena merasa sering dibanding-bandingkan dengan saudaranya," kata Ibrahim didampingi kedua orangtua SR di Mapolda Sulsel saat melakukan jumpa pers soal kasus tersebut.
Ibrahim menjelaskan, awalnya SR meninggalkan rumah karena hendak mencari sandal ibunya yang hilang saat digunakannya bermain-main tidak jauh dari rumahnya.
SR, kata Ibrahim sempat, ditegur oleh saudara lelakinya untuk mencari sendal ibunya, bahkan sempat disuruh pergi dari rumah karena kesalahan tersebut.