Rekannya Ditangkap, Pencuri HP Ini Sukarela Serahkan Diri ke Polisi

Hari Kasidi, iNews · Selasa 30 Juni 2020 23:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 30 340 2239160 rekannya-ditangkap-pencuri-hp-ini-sukarela-serahkan-diri-ke-polisi-lkBkf9Lpfz.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

MATARAM — Dadang Hendrawan alias DD (30) yang diduga pelaku pencurian handphone (HP) menyerahkan diri ke Polsek Cakranegara. Pelaku menyerahkan diri karena salah seorang rekannya, Saefulloh alias SF (30) lebih dulu ditangkap petugas.

Kedua warga Kelurahan Selagalas, Kecamatan Sandubaya itu kini mendekam di balik jeruji Polsek Cakranegara. Keduanya harus mempertanggung jawabkan perbuatannya mencuri satu buah HP milik korban yang tak jauh dari rumah pelaku.

‘’Satu pelaku menyerahkan diri secara suka rela. DD ini mengaku ikut bertanggung jawab setelah rekannya tertangkap. Makanya dia menyerahkan diri,’’ ungkap Kapolsek Cakranegara, AKP Zaky Maghfur di Mataram, Selasa (30/06/2020).

Pelaku melakukan pencurian Jumat dini hari, 25 Juni 2020 sekitar pukul 02.00 wita. Keduanya memanjat tembok pagar rumah korban. Keduanya lantas berbagi peran. SF masuk sebagai eksekutor. Sedangkan DD bertugas memegang jendela. Setelah mencuri HP. Pelaku langsung kabur.

‘’Itu peran keduanya. Satunya masuk, satu lagi memegang jendela,’’ bebernya.

Setelah laporan dari korban diterima. Petugas langsung melakukan penyelidikan. Beberapa keterangan saksi dan hasil olah TKP. Identitas SF dikantongi petugas. Setelah itu barang bukti juga didapatkan setelah dijual kepada seseorang.

‘’SF dulu yang kita tangkap tanpa perlawanan. Ditangkap Sabtu malam (27 Juni 2020) sekitar pukul 23.21 wita,’’ tuturnya.

Selang sehari setelah rekannya ditangkap. DD menyerahkan diri ke kepolisian. Kedua pelaku lengkap diamankan petugas. ‘’ Dia mengaku mendengar rekannya ditangkap. Ya dia menyerahkan diri. Langsung kita proses,’’ kata Zaky.

Terungkap dari hasil penyelidikan. HP curian dijual pelaku seharga Rp 1 juta. Hasilnya akan dibagi dua oleh pelaku. Tapi dari Rp500 ribu yang dijanjikan SF. DD hanya diberikan Rp400 ribu. Keduanya dipastikan belum memiliki catatan kriminal sebelumnya.

‘’SF ini ngutang Rp100 kepada DD dan belum diberikan. Tapi sekarang lebih dulu ditangkap. DD juga mau menyerahkan diri walaupun belum dikasi Rp100 ribu,’’ ungkapnya.

DD mengakui perbuatannya di depan petugas. Karena merasa bertanggung jawab. Dirinya rela menyerahkan diri ke kepolisian. Sedangkan uang hasil penjualan sudah habis untuk beli keperluan sehari-hari.

‘’Teman saya ditangkap. Tidak ada pilihan. Saya putuskan menyerahkan diri sebagai tanggung jawab saya,’’ ungkapnya.

Dengan perbuatannya itu, pelaku terancam dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman 7 tahun penjara.

(Ari)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini