Pasca-Kecelakaan Tewaskan 27 Orang, Polisi Larang Bus Lewati Jalur Wado-Garut

Antara, · Kamis 11 Maret 2021 19:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 11 525 2376232 pasca-kecelakaan-tewaskan-27-orang-polisi-larang-bus-lewati-jalur-wado-garut-IzEdmOZcJ5.jpg Foto: Polres Sumedang

SUMEDANG - Kepolisian Resor (Polres) Sumedang, Jawa Barat memberlakukan larangan bagi bus ukuran besar menggunakan Jalur Wado yang menghubungkan Kabupaten Sumedang dengan Garut. Jalur tersebut dinilai rawan kecelakaan lalu lintas.

Imbauan ini pasca-kecelakaan bus terperosok ke jurang di Tanjakan Cae yang mengakibatkan 27 orang meninggal dunia.

Baca juga: Begini Cara Polisi Usut Penyebab Kecelakaan Maut di Tanjakan Cae Sumedang

Kepala Polres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto mengatakan, Dishub Jabar akan memasang portal, agar tidak ada lagi bus masuk melintasi Jalur Wado menuju Garut.

"Ke depannya akan dipasang 'gate entry' atau portal oleh Dishub Provinsi," kata Eko.

Baca juga: Kisah Wanita Korban Kecelakaan Maut di Sumedang, Lepaskan Pakaian saat Selamatkan Diri

Ia menyampaikan, selama ini Polres Sumedang sudah meningkatkan pengawasan terhadap bus agar tidak melewati jalur tersebut. Namun pengawasan dari Malangbong atau wilayah hukum Polres Garut, cukup sulit dilakukan.

"Dari titik Malangbong yang sulit, dari arah Sumedang sudah terawasi," katanya pula.

Larangan bus masuk Jalur Wado itu menyusul adanya kecelakaan Bus Pariwisata Sri Padma Kencana masuk jurang di Tanjakan Cae, Kecamatan Wado, Rabu (10/3) malam.

Kecelakaan tunggal itu menyebabkan 27 orang meninggal dunia dan puluhan orang lainnya selamat serta mengalami luka-luka.

Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengetahui penyebab kecelakaan tunggal bus yang membawa 65 penumpang rombongan dari SMP IT Al-Muaawanah, Cisalak, Kabupaten Subang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini