Gali Rumah Pembunuh Kanibal, Polisi Temukan 3.787 Tulang Belulang dari Hampir 20 Korban

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 14 Juni 2021 13:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 14 18 2424816 gali-rumah-pembunuh-kanibal-polisi-temukan-3-787-tulang-belulang-dari-hampir-20-korban-daxgeWFa2C.jpg Andres dicurigai membunuh lebih dari 20 orang selama bertahun-tahun. (Foto: Newsflash)

MEXICO CITY - Penyelidikan terhadap seorang pembunuh berantai kanibal telah menemukan 3.787 tulang saat menggali sisa-sisa dari hampir 20 korban di bawah rumah sang penjagal di Meksiko.

Jumlah bagian tulang belulang yang ditemukan di bawah lantai beton rumah pembunuh, yang disebut dengan nama Andrés, menunjukkan bahwa mayat-mayat tersebut telah dimutilasi menjadi potongan-potongan kecil, kata jaksa.

Pihak berwenang belum merilis nama lengkap Andrés karena undang-undang Meksiko melindungi identitas tersangka.

BACA JUGA: Ngerinya Pemilu di Meksiko, Potongan Kepala Dilempar ke TPS, Mayat Manusia Ditemukan

Mantan tukang daging berusia 72 tahun yang dicurigai sebagai kanibal pembunuh berantai itu mengatakan kepada pengadilan bahwa dia menguliti wajah salah satu korban karena dia pikir dia "sangat cantik".

Andrés membuat klaim yang memuakkan tersebut selama sidang empat jam di Meksiko di mana dia secara resmi didakwa membunuh istri seorang perwira polisi yang bertugas.

Penyidik yang menggali di bawah rumahnya di pinggiran Mexico City pada Sabtu (12/6/2021) mengatakan bahwa mereka telah menemukan 3.787 fragmen tulang sejauh ini, tampaknya berasal dari 17 korban yang berbeda.

BACA JUGA: Setelah 60 Tahun, "Kanibal" Legendaris Thailand Akhirnya Dimakamkan

Jaksa di Negara Bagian Meksiko telah menyarankan temuan mengerikan itu mungkin tidak berakhir di sana, karena mereka mulai menggali lantai di bawah kamar lain.

Selama penggalian yang dilakukan sejak 17 Mei, pihak berwenang telah menggali lantai rumah tempat tersangka tinggal.

Mereka sekarang berencana untuk memperluas pencarian ke tanah di bawah beberapa kamar lain yang dia sewakan di properti yang sama.

Kartu identitas dan barang-barang lainnya dari orang-orang yang menghilang bertahun-tahun yang lalu ditemukan di rumah yang dipenuhi barang rongsokan itu, menunjukkan bahwa jejak pembunuhan mungkin sudah berlangsung sejak lama.

Andres’ ditangkap karena korban terbarunya adalah istri seorang komandan polisi yang dia kenal secara pribadi. Dia dikatakan menemani korban dalam perjalanan belanja pada hari dia menghilang, membuat semua mencurigai Andres’ saat perempuan itu tidak juga kembali.

Akses kamera pengawas polisi menunjukkan bahwa korban terlihat memasuki jalan tempat tersangka tinggal, tetapi tidak pernah keluar lagi.

Selama penggeledahan di rumah Andrés, suami polisi wanita yang hilang itu dikatakan telah menemukan tubuh istrinya yang telah di potong-potong di atas meja bersama dengan sisa-sisa sembilan wanita lainnya.

Dia dilaporkan telah mengakui lima pembunuhan - dan ditahan setelah Reyna González, 34 tahun, tiba-tiba menghilang di Atizapán de Zaragoza.

Pria tua itu diduga mengaku melakukan tindakan kanibalisme yang memuakkan dengan memakan bagian dari mayat.

"Yang ingin saya lakukan hanyalah mengatakan yang sebenarnya," kata Andres selama persidangannya pada Mei 2021, ketika dia berbicara tentang beberapa wanita yang dia klaim telah dia temui dan kemudian bunuh.

"Saya menghilangkan kulit dari wajahnya karena dia sangat cantik," katanya sebelum menambahkan "apa yang telah dilakukan sudah selesai. Suaminya ada di sana, dia melihat semuanya."

Di bawah interogasi, tersangka dilaporkan mengaku membantai banyak wanita selama 20 tahun terakhir dengan beberapa orang khawatir dia mungkin telah membunuh hingga 30 orang.

Fragmen tulang sedang menjalani studi forensik.

Ini termasuk membersihkan setiap bagian dengan hati-hati, mengidentifikasi bagian tubuh mana, dan kemudian menempatkannya pada posisi anatomisnya, untuk membantu menentukan perkiraan jumlah korban, kata kantor kejaksaan.

Analisis ini menunjukkan bahwa hingga saat ini, fragmen tulang yang ditemukan kemungkinan adalah 17 orang, kata pernyataan itu sebagaimana dilansir Newsweek.

Dia telah diperintahkan untuk diadili dalam pembunuhan korban terakhirnya, seorang wanita berusia 34 tahun yang tubuhnya diduga dipotong-potong dengan gergaji besi dan pisau daging pada 14 Mei.

Namun yang juga ditemukan penyelidik adalah pakaian wanita, kartu identitas pemilih, dan rekaman audio dan video yang menunjukkan bahwa dia mungkin merekam korbannya.

Format kaset video yang ditemukan di rumah itu mungkin menunjukkan seberapa jauh pembunuhan itu terjadi.

Pihak berwenang menemukan 28 kaset video 8mm, yang tidak lagi diproduksi pada sekira 2007, dan 25 kaset VHS, yang sebagian besar tidak banyak digunakan pada 2016.

Secara total, jaksa mengatakan mereka telah menemukan 91 foto, banyak dari tipe yang akan digunakan orang untuk mendapatkan kartu identitas; delapan ponsel, dan perhiasan dan riasan wanita.

Jaksa mengatakan mereka masih memeriksa fragmen tulang untuk melihat apakah mereka dapat mengekstrak DNA untuk mengidentifikasi para korban.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini