Hong Kong Kirim 500 Polisi Gerebek Media Pro Demokrasi, 5 Orang Ditangkap

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 17 Juni 2021 13:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 17 18 2426622 hong-kong-kirim-500-polisi-gerebek-media-pro-demokrasi-5-orang-ditangkap-KljVDv2Wcq.jpg Wakil Pimpinan Redaksi Apple Daily Chan Pui-man dibawa oleh polisi usai penggerebekan di kantor Apple Daily dan Next Media di Hong Kong, 17 Juni 2021. (Foto: Reuters)

HONG KONG - Sekira 500 polisi Hong Kong menggerebek kantor surat kabar pro-demokrasi Apple Daily, menuduh laporannya melanggar undang-undang keamanan nasional.

Polisi juga menangkap pemimpin redaksi dan empat eksekutif lainnya di rumah mereka. Itu juga membekukan HK$18 juta (sekira Rp33 miliar) aset yang dimiliki oleh tiga perusahaan yang terkait dengan Apple Daily.

BACA JUGA: Kritik Keras China, Hong Kong Hukum Taipan Media Jimmy Lai 12 Bulan Penjara

Surat kabar tersebut dimiliki oleh miliarder Hong Kong Jimmy Lai, yang saat ini dipenjara atas serangkaian dakwaan terkait kegiatan pro demokrasinya, demikian diwartakan BBC.

Apple Daily dikenal kritis terhadap kepemimpinan China daratan.

Dalam jumpa pers, polisi mengatakan bahwa sejak 2019, Apple Daily telah menerbitkan lebih dari 30 artikel yang menyerukan negara-negara untuk menjatuhkan sanksi terhadap Hong Kong dan China daratan.

Ia menambahkan bahwa aset Apple Daily Limited, Apple Daily Printing Limited dan AD internet Limited telah dibekukan.

Puluhan aktivis terkemuka telah ditangkap sejak undang-undang keamanan nasional diperkenalkan tahun lalu.

BACA JUGA: Hampir 5.000 Warga Hong Kong Daftarkan Diri untuk Visa Inggris

Polisi memasuki kantor Apple Daily sekitar pukul 07:30 waktu setempat pada Kamis (17/6/2021) dan memblokir semua pintu masuk dan keluar,

Surat kabar itu menyiarkan rekaman langsung penggerebekan itu di akun Facebook-nya.

Polisi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka melakukan operasi pencarian di sebuah perusahaan media, menambahkan bahwa surat perintah mereka "mencakup kekuatan pencarian dan penyitaan materi jurnalistik".

Foto yang dipublikasikan secara online oleh Apple Daily menunjukkan polisi memeriksa komputer wartawan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini