Share

Taliban Wajibkan Perempuan Tutupi Wajah Mereka di Tempat Umum

Rahman Asmardika, Okezone · Sabtu 07 Mei 2022 16:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 07 18 2590405 taliban-wajibkan-perempuan-tutupi-wajah-mereka-di-tempat-umum-N0kMPiXVgR.jpg Foto: Reuters.

KABUL - Taliban pada Sabtu (7/5/2022) memerintahkan perempuan Afghanistan harus menutupi wajah mereka melalui sebuah dekrit yang dari pemimpin tertinggi kelompok itu. Keputusan Taliban ini adalah eskalasi pembatasan yang terus bertambah terhadap perempuan di tempat umum, dan mendapatkan reaksi keras dari komunitas internasional.

Seorang Juru Bicara Kementerian Penyebaran Kebajikan dan Pencegahan Kejahatan membacakan dekrit dari pemimpin tertinggi kelompok itu Hibatullah Akhundzada pada konferensi pers di Kabul pada Sabtu.

Dekrit itu menyebutkan bahwa ayah atau kerabat laki-laki terdekat seorang wanita akan didatangi, dan akhirnya dipenjara, atau dipecat dari pekerjaan pemerintah jika perempuan itu tidak menutupi wajahnya di luar rumah.

Taliban menambahkan penutup wajah yang ideal adalah burqa biru yang menutupi semua bagian tubuh dan wajah, yang menjadi simbol global rezim garis keras Taliban sebelumnya dari tahun 1996 hingga 2001.

Kebanyakan wanita di Afghanistan mengenakan jilbab karena alasan agama, tetapi banyak di daerah perkotaan seperti Kabul tidak menutupi wajah mereka.

Taliban telah menghadapi tekanan balik yang kuat, tidak hanya dari komunitas internasional, yang dipimpin oleh pemerintah Barat, tetapi juga oleh beberapa ulama dan negara-negara Islam karena tindakannya yang semakin membatasi hak-hak perempuan.

Dalam sebuah langkah mengejutkan, pada Maret Taliban melanggar janjinya dan menutup sekolah menengah perempuan, memicu kemarahan komunitas internasional dan mendorong Amerika Serikat (AS) untuk membatalkan pertemuan yang direncanakan untuk meredakan krisis keuangan di Afghanistan.

Washington dan negara-negara lain telah memotong bantuan pembangunan dan memberlakukan sanksi ketat pada sistem perbankan, sejak Taliban mengambil alih pada Agustus, mendorong negara itu menuju kehancuran ekonomi.

Taliban mengatakan telah berubah sejak terakhir kali melarang pendidikan anak perempuan atau perempuan meninggalkan rumah tanpa kerabat laki-laki dan perempuan diharuskan memakai penutup wajah.

Namun, dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah telah meningkatkan pembatasannya pada wanita termasuk aturan yang membatasi perjalanan mereka tanpa pendamping pria dan melarang pria dan wanita mengunjungi taman pada saat yang bersamaan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini